Mengungkap Visi Pro Apple: 6 Fitur Tersembunyi yang Mencengangkan untuk Dijelajahi

Apple baru-baru ini mengumumkan perilisan Apple Vision Pro, sebuah komputer spasial terobosan yang mengintegrasikan konten digital dengan dunia fisik secara mulus. Perangkat inovatif ini menggunakan antarmuka pengguna tiga dimensi yang sepenuhnya dikontrol oleh mata, tangan, dan suara pengguna, menawarkan interaksi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Didukung oleh visionOS, sistem operasi spasial pertama di dunia, Vision Pro memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan konten digital seolah-olah itu hadir secara fisik di sekitar mereka. Desainnya menampilkan sistem tampilan ultra-resolusi tinggi dengan 23 juta piksel di atas dua layar, dikombinasikan dengan silikon kustom Apple dalam konfigurasi chip ganda yang unik, memberikan pengalaman real-time.

Desain Futuristik

Vision Pro merevolusi komputasi pribadi dengan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi, menangkap dan mengingat kenangan, menikmati hiburan, dan terhubung dengan orang lain melalui FaceTime. Ada enam fitur penting yang membuat Apple Vision Pro benar-benar luar biasa. Fitur pertama adalah Double Chip. Apple Vision Pro menggabungkan desain chip ganda untuk memberikan kinerja yang luar biasa. Chip M2 menyediakan daya komputasi yang cukup, sementara chip R1 menangani masukan, menghasilkan eksekusi tindakan yang mulus dan mengurangi mabuk gerakan. Chip M2 memiliki peningkatan kinerja CPU 18% dibandingkan pendahulunya, menawarkan kinerja yang kuat untuk berbagai tugas.

Fitur kedua adalah Micro-OLED Display. Dengan teknologi tampilan mikro-OLED-nya, Apple Vision Pro melampaui resolusi 4K di setiap mata, dengan 23 juta piksel yang menakjubkan. Tampilan berkualitas tinggi ini menyediakan pengalaman visual yang mendalam bagi pengguna. Selain itu, fitur Mac Virtual Display memungkinkan streaming nirkabel konten Mac ke headset, memperluas kemampuannya.

Fitur ketiga adalah Pengenalan Wajah dan Persona. Vision Pro memperkenalkan fitur Persona inovatif yang didukung oleh pembelajaran mesin. Kamera di dalam headset memindai wajah pengguna, membuat representasi digital yang mirip kehidupan. Selama panggilan video, avatar digital ini meniru ekspresi dan gerakan pengguna secara real-time, meningkatkan pengalaman komunikasi.

Fitur keempat adalah Sistem EyeSight. Sistem EyeSight memungkinkan pengguna untuk menunjukkan kesiapan mereka untuk percakapan tatap muka. Layar OLED pada bagian luar headset menampilkan mata pengguna, memberikan petunjuk visual kepada orang lain di ruangan. Pengguna dapat menutupi atau mengungkapkan mata digital mereka, memungkinkan interaksi yang mulus dengan sekitarnya.

Keamanan dan Privasi Pengguna

Fitur kelima adalah Optic ID. Apple memperkenalkan Optic ID, sistem biometrik baru eksklusif untuk headset Vision Pro. Fitur ini menggunakan paparan cahaya LED untuk menganalisis iris pengguna, membandingkannya dengan Optic ID yang terdaftar yang disimpan secara aman di perangkat. Optic ID meningkatkan keamanan dengan mengidentifikasi individu dengan unik, bahkan di antara saudara kembar identik.

Fitur keenam adalah Lensa Kustom. Apple menangani kebutuhan pengguna yang menggunakan kacamata dengan bermitra dengan Zeiss untuk menawarkan insert optik yang disesuaikan. Lensa resep yang disesuaikan ini dapat dengan mudah dipasang menggunakan pemegang lensa magnetik, menghilangkan kebutuhan untuk mengganti lensa headset. Ini memastikan tampilan yang presisi dan nyaman untuk semua pengguna.

Keamanan dan privasi tetap menjadi prioritas utama bagi Apple, dengan Vision Pro memasukkan berbagai pengaman. Optic ID dan fitur privasi lainnya, seperti penyimpanan data terenkripsi dan pemrosesan data kamera dan sensor pada tingkat sistem, melindungi informasi pengguna. Indikator visual juga menunjukkan kapan foto atau video sedang diambil untuk menghormati privasi orang di sekitar pengguna.

Apple Vision Pro memamerkan komitmen Apple untuk mendorong batas-batas teknologi, menyajikan pengalaman realitas campuran yang kuat dan mendalam. Dengan fitur inovatifnya dan fokus pada privasi pengguna, Vision Pro menetapkan standar baru untuk komputasi spasial.

Disarikan dari: Source